Deklarasi Sarekat Hijau Indonesia

Kongres Rakyat Indonesia
Pondok Gede-Jakarta, 4-5 JULI 2007

Kami peserta Kongres Rakyat Indonesia hari ini berdasarkan pembacaan objektif atas situasi masyarakat Indonesia dan kondisi subyektif gerakan yang telah dilakukan, maka membangun organisasi massa sebagai pematangan ideologi politik guna mencapai cita-cita politik kerakyatan, mendeklarasikan berdirinya SAREKAT HIJAU INDONESIA sebagai alat perjuangan politik rakyat.

SAREKAT HIJAU INDONESIA bertekad mewujudkan tatanan masyarakat baru berdasarkan nilai-nilai demokrasi kerakyatan, keadilan sosial, kedaulatan dan kemandirian ekonomi dan keberlanjutan lingkungan hidup.

Tegakkan kepala, kepalkan tangan ke angkasa

BERSATU, BERSAREKAT dan BERLAWAN

Dibuat di Pondok Gede, 6 Juli 2007

Jumat, Februari 15, 2008

Holocaust

expr:id='"post-" + data:post.id'>

Holocaust Asli Berlangsung di Gaza

Sejak beberapa bulan terakhir, rezim
rasis dan fasis Israel senantiasa mengepung, memblokade dan memutus seluruh pasokan listrik, makanan, air, obat-obatan dan transportasi dari dan menuju Gaza. Kota itu kini menjadi kamp konsentrasi untuk ratusan ribu orang yang tidak berdaya.
Sample Image

Ribuan perempuan dan anak menjadi korban kekejaman ini, tanpa ada pengakuan dari lembaga dunia mana pun bahwa mereka telah menjadi korban. Malah, hampir setiap hari media massa Barat terus-menerus melakukan “blaming the victim” secara sistematis dan konsisten.


Dunia melihat semua ini dengan tenang, tak menggerakkan mulut apalagi tangan dan kakinya.

Sample Image Apa yang terjadi di Gaza adalah sebuah holocaust dalam makna yang sesungguhnya: genosida dengan menggunakan cara yang paling kejam dan menyiksa. Ini bukan dongeng tentang sebuah peristiwa yang terjadi beberapa puluh tahun lalu di tengah Perang Dunia yang menelan puluhan juta jiwa. Ini bukan sebuah mitos yang sudah disalah-gunakan demi kepentingan-kepentingan bejat para pelakunya sendiri. Ini adalah fakta yang sedang berlangsung, suatu kekejaman yang diciptakan untuk melaksanakan hasil-hasil kesepakatan Konferensi Annapolis. Holocaust yang terjadi di wilayah suci semua umat beragama ini menemukan momentumnya setelah kunjungan sial George W. Bush ke wilayah Timur Tengah.

Sample Image Bangsa Palestina yang tabah dan siap berkorban pun tidak akan mendapatkan kompensasi apapun atas holocaust yang benar-benar terjadi ini, sementara para korban holocaust mitologis telah mendapatkan negara yang lengkap dengan semua dukungan dana tanpa batas dari negara-negara Barat.

Bukankah ini sebuah kemunafikan dan kepicikan yang sedang dipertontonkan oleh kekuatan-kekuatan kapitalis Barat ke hadapan dunia? Patutkah setelah semua yang telah dan sedang terjadi ini kita bersangka baik kepada para penguasa Barat yang menyerukan penegakan HAM ?


Sample Image Bukankah penduduk Gaza adalah manusia-manusia yang tidak memilih lahir di tempat tertentu, sehingga dengan mudah kita bisa mengatakan bahwa mereka berjauhan dari kita? Di manakah letak hati nurani kita, di sebuah peta geografis tertentu atau di dalam kesadaran kemanusiaan kita yang bebas ruang dan waktu?

Sample Image Marilah kita bangkit dan melawan holocaust yang terjadi di Gaza, dengan pikiran dan tulisan sebagai senjata terakhir manusia yang lemah! [im/mk] east-lam

http://islammuhammadi.com/id/content/view/281/1/

Tidak ada komentar: